Sejarah Komponen Universal Joint yang Nggak Banyak Orang Tahu

Pengertian Komponen Universal Joint

PalingMales.com - Kopel universal atau dikenal Universal Joint merupakan komponen yang sering ditemukan di peralatan kendaraan bermotor. Kalau kamu lihat bentuknya, seperti terlihat bentuk tambah yang setiap ujung-ujungnya sudah terpasang oleh bearing yakni roller bearing. Masing - masing ujungnya itu nantinya akan membuat komponen yoke terhubung dengan poros propeller.
Sejarah Komponen Universal Joint - Komponen Universal Joint
Photo : Komponen Universal Joint (wdsltd.co.uk)

Poros propeller itu akan berputar dengan lancar meski sudutnya berubah berkat sudah terhubungnya dengan ujung - ujung kopel universal itu. Peran kopel ini sangat penting. Tanpa adanya kopel universal, kita nggak akan bisa memanfaatkannya buat segala kebutuhan mesin-mesin kita.

Tentu kemudahan itu bisa kita dapatkan berkat kerja keras penemunya. Belum banyak yang tahu sejarah pembuatan universal joint pertama kali. Karena itu, kamu bisa membaca sekilas sejarah singkat komponen kopel universal sampai kita kenal sekarang.

Sejarah Komponen Universal Joint
Sejarah Komponen Universal Joint yang Nggak Banyak Orang Tahu - Komponen Universal Joint
Photo : Komponen Universal Joint (aftermarketnews.com)

Konsep sederhana dari kopel universal didapat dari inspirasi desain gimbal zaman dulu karena memang dari dulu konsep itu sudah sangat lama digunakan. Salah satu bangsa yang saat itu sering memakainya adalah bangsa Yunani kuno.

Beberapa tahun kemudian, mulailah berkembang di daratan Eropa. Orang-orang di Eropa saat itu menyebutnya sebagai sambungan poros Cardan atau Cardano karena pertama kali diterapkan oleh seorang ahli matematika yang berasal dari Italia, Gerolamo Cardano. Saat pertama kali ia mempublish jurnal mengenai alat itu, ia nggak menyebutkan sambungan universal tapi hanya pemasangan gimbal saja.

Tahun 1664

Kemudian di tahun 1664, seorang ahli yang bernama Gaspar Schott menjelaskan kepada masyarakat kalau komponen yang diterapkan oleh Cardano merupakan sambungan kecepatan yang konstan. Setahun kemudian, penjelasan itu dianulir dan beberapa pihak menjelaskan kembali kalau alat itu bukanlah sambungan kecepatan konstan.

Tahun 1667 - 1665

Nggak lama setelah kejadian itu, mulai dari tahun 1667 sampai 1675, seorang ahli lain yang bernama Robert Hooke memberikan analisisnya mengenai sambungannya dan menjelaskan kepada publik kalau kecepatan yang diujinya tidak beraturan. Tapi, dia mengklaim kalau alat itu bisa dipakai sebagai pelacak pergerakan bayangan pada jam matahari.

Tahun 1676 - 1678

Di tahun 1676 Rebert menuliskan buku Helioscope yang menyebutkan alat itu bernama universal joint. Lalu di tahun 1678, ia berhasil membuat deskripsi istilah Hooke joint ke dalam bahasa Inggris dan mulai dikenal masyarakat. Tapi beberapa tahun kemudian, istilahnya kembali diubah menjadi Polhemsknut yang berasal dari bahasa Swedia.

Istilah universal joint kembali lagi dipakai di abad 18 dan sangat umum dipakai di abad 19. Alat yang sebelumnya dinamakan Cardan joint itu akhirnya kita kenal sampai sekarang ini. Sebagian besarnya digunakan untuk kendaraan bermotor agar berfungsi dengan baik perputaran stir dan sebagainya.

Kamu yang sedang mencari universal joint, bisa membelinya di toko online seperti logam-makmur.com. Logam Makmur memberikan kualitas bahan yang bagus dan awet, harganya juga kompetitif dengan harga toko lainnya.
ARTIKEL TERKAIT - Gaya Hidup
Previous
Next Post »