5 Jenis Ikan Yang Berbahaya Jika Anda Konsumsi

PalingMales.com - Ikan merupakan hewan vertebrata yang hidup di perairan dan bernafas menggunakan insang. Mengkonsumsi ikan sebagai menu harian anda sangat dianjurkan bagi kesehatan dikarenakan di dalam tubuh ikan mengandung banyak vitamin dan gizi seperti Omega 3 yang berfungsi untuk perkembangan dan meningkatkankan kecerdasan otak, Vitamin A dalam minyak hari ikan sebagai vitamin pada mata untuk mencegah kebutaan, vitamin D pada daging untuk pertumbuhan tulang, serta kandungan   - kandungan vitamin lainnya yang baik untuk tubuh manusia.

Namun seperti yang dilansir dari sebuah lembaga non profit yang bergerak di bidang perlindungan dan kelestraian alam di Amerika bernama Environmental Defense Fund’s (EDF), tak semua jenis ikan yang ada di dunia ini bagus dikonsumsi. Bisa dikatakan berbahaya untuk dikonsumsi karena beberapa jenis ikan berikut ini mengandung banyak logam merkuri maupun senyawa racun yang seharusnya tidak berada di dalam tubuh manusia walupun sudah melalui proses masak memasak. Apa sajakah ikan - ikan tersebut, berikut ulasan selengkapnya :
1. Ikan Tuna Sirip Biru (Bluefin Tuna)
 Ikan Tuna Sirip Biru (Bluefin Tuna)

Kandungan di dalam Tuna sirip biru mengandung logam merkuri (air raksa) dan senyawa PCB nya yang tinggi sehingga EDF menyarankan agar kita tidak memakan ikan ini sama sekali. Karena senyawa berbahaya tersebut mampu memicu terjadinya kanker pada manusia. Ikan ini juga tergolong spesies yang akan mengalami akan mengalami kepunahan karena sirip birunya terus diburu dan bisa bernilai mencapai $ 177.000,- per ekor.
2. Ikan Kakap Chili (Chilean Sea Bass)


Ikan Kakap Chili (Chilean Sea Bass)

Ikan ini pertumbuhannya cukup lambat namun dagingnya yang menyerupai mentega dan berharga mahal. Ikan kakap Chili telah lama diburu hingga hampir punah di tempatnya hdup di perairan Antartika yang dingin.

Pihak EDF telah mengeluarkan himbauan untuk tidak mengkonsumsi ikan kakap Chili karena level merkuri yang terkandung dalam ikan ini cukup tinggi: orang dewasa tidak boleh makan ikan ini lebih dari dua kali sebulan dan anak-anak yang berusia 12 tahun ke bawah tidak boleh memakan ikan ini lebih dari satu kali sebulan.
3. Ikan Kerapu (Grouper)

Ikan Kerapu (Grouper)

Kandungan merkuri yang tinggi yang terdapat pada ikan raksasa ini telah membuat EDF mengeluarkan himbauan untuk tidak mengkonsumsinya. Ikan kerapu bisa hidup hingga usia 40 tahun tapi hanya melakukan reproduksi sebentar saja, sehingga membuat ikan ini terancam punah jika ditangkap secara berlebihan.
4. Ikan Monkfish

Ikan Monkfish

Monkfish adalah ikan karnivora, mulutnya besar dan bergigi. Ikan ini menyelam hingga ke dasar laut. Habitatnya di Samudra Arktik, Samudra Pasifik, Samudra Hindia, Samudra Atlantik, dan Laut Mediterania. Ikan dari ordo Lophiiformes ini terlihat mencolok dengan bagian kepala yang besar dan lebar. Agar bisa menyerang ikan lain, mulutnya sedikit menghadap ke atas. Di bagian atas mulut terdapat antena yang bisa digerak-gerakkan sebagai umpan untuk menarik perhatian mangsa. Ikan ini juga sering naik ke permukaan laut untuk menyerang burung laut. Kandungan merkuri ikan ini sangat tinggi.
5. Ikan Orange Roughy
Ikan Orange Roughy

Seperti halnya ikan kakap ikan ini berumur panjang tapi lambat dalam hal reproduksi, sehingga membuatnya terancam punah jika ditangkap terus menerus. Seperti yang dikatakan oleh SeafoodWatch: “Ikan orange roughy bisa hidup hingga 100 tahun atau lebih sehingga fillet yang ada di dalam kulkas Anda boleh jadi berasal dari seekor ikan yang usianya lebih tua dari nenek Anda. Ini juga berarti ikan ini mengandung merkuri yang tinggi, sehingga menyebabkan EDF mengeluarkan peringatan untuk tidak mengkonsumsinya.

Artikel Terkait ' '

Previous
Next Post »